Tag: alpina

Iceberg Outdoor Lifestyle

ICEBERG, gunung es dalam makna sederhananya. adalah sebuah kios sederhana di sudut kota Jogjakarta yang sedikit akan membuat bingung generasi millenial tentang produk-produk perlengkapan kegiatan luar ruangan yang sempat berjaya di era 90-an, dan sebenarnya tak perlu dipungkiri pun hari ini produk tersebut tetap masih ada dan menunjukkan eksistensinya.

Alpina dan Jayagiri salah satunya,

Meskipun tertelan perputaran trend yang begitu hebatnya berputar, dengan bermunculan nya brand-brand besar baru yang up to date dengan kebutuhan millenial saat ini,

Kedua brand inilah yang rencananya nanti akan menjadi line up sajian ICEBERG Outdoor Lifestyle, meskipun tidak membatasi diri cukup dengan sekedar kedua item di atas saja tentunya, dinamisasi dan mengimbangi trend roda jaman akan tetap seiring sejalan tentunya.

Bertempat di Jl. Menukan (klik link) Jogjakarta di Selatan jalan bersama dengan Kios Mbois Pomade Store.

Mari bingungkan generasi millenial wk…wk…wk….tunggu tanggal mainnya dan segera ramaikan !

 

Advertisements

Alpina The Legend – Sebuah Nostalgia Legenda Indonesia

Pernah jaya pada jaman nya, di era 90-an. Kaum generasi-X baik semasanya yang waktu itu mungkin masih duduk di bangku SD sampai para penggiat kegiatan alam bebas pasti kenal betul dengan brand lokal asli Bandung yang satu ini, tiada lawan ! Yes…ALPINA

Legenda itu tetap ada.

Seolah tidak mau meninggalkan citarasa khas brand image dan ketangguhan kualitas produknya, jika disimak dari dulu semenjak awal mula beredar hingga detik ini pun di era yang notabene sudah Millenial , ALPINA tetap saja keukeuh menjaga nilai “Authentic” nya. Cek saja dan mari kita buktikan, dari segi bentuk semenjak awal hingga saat ini seolah “statis” dan loyal dengan konsepnya tanpa menyuguhkan perubahan yang berarti dalam setiap produk yang di produksi, okelah mungkin ada sedikit dinamisasi pengembangan dari varian Warna mungkin masih masuk, karena tidak memberikan efek yang signifikan dalam kualitasnya yang selalu terjaga.

Lagi, dari tas pinggang, tas ransel, celana, dan apapun jenisnya, bagi para pembaca sekalian yang sempat menikmati nya dan menyimak dengan seksama pun sampe hari masih ada kesempatan untuk menikmati produk ALPINA ini juga tetep begitu-begitu saja dan tidak akan menemukan perubahan yang begitu berarti bukan?

Dari segi label (gambar di atas) dengan tanpa berpikir panjang lebar pun benak kita yang sempat mengalami masa-masa itu langsung tertuju pada ALPINA, pun juga tetap konsisten seperti itu adanya. Dari model kepala resleting nya pun, asli nostalgia banget bukan. Dan saking kejamnya totalitas “pride” dengan produk lokal waktu itu tidaks edikit juga anak-anak sekolah yang dengan bangganya mengenakan gelang tali “prusik” dengan gantungan kepala kancing tersebut. Antara tega, nyomot punya tetangga atau apapun alasannya.

Ya semua bangga pada masanya, tapi bukan berarti yang satu ini tidak peka jaman, dari kualitas masih sanggup beradu dengan produk kekinian, masih saja “eye catching“, harga masih pantas dan terbeli untuk saat ini, apalagi? Authentic? yang satu ini jawaranya, dari dulu sampe sekarang seperti apa ALPINA ya akan tetap saja nampak jelas seperti yang akan kita nikmati hari penampakan waktu itu. Tidak banyak fenomena semacam ini sebuah “brand” dengan bermodal nama besar  sanggup mengambil keputusan untuk mempertahankan originalitas dan kualitas produknya sama persis sejak produk ini di buat, ada namun bisa di hitung dengan jari.

Hanya yang tahu, tahu popularitasnya, tahu kualitasnya, tahu betapa pesatnya era kejayaan nya, dan hal ini pasti akan mengalir turun menurun sampai kapanpun, entah sekarang, nanti, besok dan berpuluh tahun ke depan bahwa inilah ALPINA. Dari mulut ke mulut, berbagi cerita nostalgia, atau media apapun. Alpina yang sekarang dan yang akan datang akan tetap sama dengan ALPINA ketika pertama terlahir di di bumi Indonesia. The Legend, sang legenda. Salam nostalgia

Bagaimana dengan cerita nostalgia mu?